ember penuh lumut tegak di lantai tanah

menampung tiris hujan dari atap bocor

gubuk tak berbilik di sudut kampung

 

dibalut gesek biola tua lelaki paruh baya

cahaya lampu minyak bergoyang tak tentu arah

hadirkan tarian bayangan buku-buku usang

 

malam bercerita kepada kawan:

not di bar terakhir  memecah lampu minyak

gubuk terbakar. lelaki paruh baya terpanggang

aroma daging menyebar dibawa angin

kampung geger. kentongan bersahutan

warga berlari menuju satu titik

tak menemukan apapun

selain abu basah, sebuah senar, dan selembar kata pengantar

 

sebuah harian menuliskannya di halaman belakang

 

 

sihar sitompul,

agustus 2005